BE YOUNG AND WISE
Inget banget dulu waktu zaman kuliah S1 di saat usia saya 20 tahunan, pernah punya pacar yang 90% manfaatin saya. Dulu sih perasaan seneng-seneng aja, tapi sekarang setelah 17 tahun kemudian... saya baru bisa mikir "Dulu saya taruh dimana brain saya?"
Pikir-pikir, orangnya ganteng juga enggak cenderung alay. Kalo makan seringnya saya yang bayarin. Kalo ngedate, naiknya mobil saya dan nggak pernah bayarin bensin. Sering selingkuh lagi....
Alamak... dulu saya termasuk salah satu mahasiswa tercerdas di zamannya, tapi ternyata zero logika ketika menyangkut cinta-cinta'an. Tapi orang bijak bilang "Heartbreak makes you wiser," eeeaa.
Pikir-pikir lagi, itu cowok atau SETAN ya?
Maka pada hari ini, setelah mengenyam love story satu, dua, empat, sampai sembilan maybe ya, pada hari ini tante (uhuk... tante) mau kasih nasehat buat para gadis-gadis hits di zaman ini.
****
Girls, ini zaman milenial. Segalanya serba canggih. Namun jangan hanya let the technology rules. You can still use your brain wisely, dibarengin dengan memakai nurani yang seimbang. Ketika kamu lagi jatuh cinta dengan seseorang, jangan sampai perasaan mendominasi dan mengalahkan logika.
Pilih cowok baik-baik.
Perhatikan caranya memperlakukan dirimu, bagaimana ia memperhatikan keluarganya, dan terutama bagaimana di umur yang masih muda ia sudah belajar mengandalkan Tuhan.
Kalau sejak awal sudah kasar verbal dan mentalnya, nggak usah pikir panjang buat lanjut. Putusin aja and then move on. You have a bright future without that boy, girl.
Lebih baik lagi kalau dia fall in love at the first sight sama kamu ketika dandananmu sedang natural saja. Ini memang zamannya gadis-gadis muda sudah lihai pakai make-up, tapi kalau tante bilang sih bakalan lebih greget kalau dia suka kamu banget ketika lihat kamu lagi apa adanya. Nah, mendingan dia kaget lihat kamu suatu saat gorgeous banget pas lagi dandan daripada udah biasa lihat kamu didempul abis trus syok pas kamu without make-up.
Kami nih yang sekarang udah bisa dipanggil tante-tante, zaman dulu nyaris tanpa make-up, dan ajaibnya di era itu tetep aja banyak yang suka. Get the point?
Dandan sewajarnya aja sesuai usia yang tidak menyembunyikan kecantikan alami mu. Colin Wright berkata, "Apa yang kamu kenakan bukan untuk mempercantik dirimu, tapi untuk menambah kecantikan yang sudah ada di dalam dirimu."
Jatuh cintalah pada cowok yang sesuai visi misimu di dunia. Kalau kamu tahu kamu menyukai kesederhanaan, go look for a decent ordinary guy yang walopun sederhana tapi penuh dengan kelebihan-kelebihan yang baik. Kata siapa cowok sederhana tidak bisa sukses di masa depan? Sederhana itu bukan selalu artinya miskin. Dan sebaliknya, banyak uang bukan selalu artinya cerdas. Nah daripada dari muda belia sudah pintar buang-buang uang orang tua, lebih baik cari cowok yang wajar-wajar saja. Use your logic, kalau dia belum kerja dan sudah bisa traktir kamu, itu artinya dia pakai uang ortunya kan? Jangan bangga dulu. Bangga itu kalau ketemu apalagi punya cowok yang masih muda bisa paham artinya berdikari dan mandiri, nah kira-kiranya dipastikan dia bakal bersinar jadi pria idaman di masa depan.
Nah tapi kalau kamu adalah tipe gadis muda yang sudah mendandani dirimu from head-to-toe dengan barang mahal dan bermerk semua, sudah biasa minta ortumu tas macam Gucci Lilith Snakeskin... what can tante say? Tante mau komentar agak mumet. Mungkin memang seharusnya dari muda kamu buka lowongan pacar khusus pangeran-pangeran dari Dubai.
Jangan berharap akan cowok yang sempurna because almost all men are unpredictable, I tell you. Cukup berharap, atau mencari, atau menerima cowok baik-baik saja. Dan itu bisa dimulai dengan kamu menjadi gadis muda yang baik-baik. Tidak ada yang salah dengan jadi gadis baik-baik di zaman yang canggih ini.
Salam gorgeous buat all the girls yang hits di zaman ini. Don't forget to be just yourself.
Tante Rahel Yosi Ritonga 💋
Inget banget dulu waktu zaman kuliah S1 di saat usia saya 20 tahunan, pernah punya pacar yang 90% manfaatin saya. Dulu sih perasaan seneng-seneng aja, tapi sekarang setelah 17 tahun kemudian... saya baru bisa mikir "Dulu saya taruh dimana brain saya?"
Pikir-pikir, orangnya ganteng juga enggak cenderung alay. Kalo makan seringnya saya yang bayarin. Kalo ngedate, naiknya mobil saya dan nggak pernah bayarin bensin. Sering selingkuh lagi....
Alamak... dulu saya termasuk salah satu mahasiswa tercerdas di zamannya, tapi ternyata zero logika ketika menyangkut cinta-cinta'an. Tapi orang bijak bilang "Heartbreak makes you wiser," eeeaa.
Pikir-pikir lagi, itu cowok atau SETAN ya?
Maka pada hari ini, setelah mengenyam love story satu, dua, empat, sampai sembilan maybe ya, pada hari ini tante (uhuk... tante) mau kasih nasehat buat para gadis-gadis hits di zaman ini.
****
Girls, ini zaman milenial. Segalanya serba canggih. Namun jangan hanya let the technology rules. You can still use your brain wisely, dibarengin dengan memakai nurani yang seimbang. Ketika kamu lagi jatuh cinta dengan seseorang, jangan sampai perasaan mendominasi dan mengalahkan logika.
Pilih cowok baik-baik.
Perhatikan caranya memperlakukan dirimu, bagaimana ia memperhatikan keluarganya, dan terutama bagaimana di umur yang masih muda ia sudah belajar mengandalkan Tuhan.
Kalau sejak awal sudah kasar verbal dan mentalnya, nggak usah pikir panjang buat lanjut. Putusin aja and then move on. You have a bright future without that boy, girl.
Lebih baik lagi kalau dia fall in love at the first sight sama kamu ketika dandananmu sedang natural saja. Ini memang zamannya gadis-gadis muda sudah lihai pakai make-up, tapi kalau tante bilang sih bakalan lebih greget kalau dia suka kamu banget ketika lihat kamu lagi apa adanya. Nah, mendingan dia kaget lihat kamu suatu saat gorgeous banget pas lagi dandan daripada udah biasa lihat kamu didempul abis trus syok pas kamu without make-up.
Kami nih yang sekarang udah bisa dipanggil tante-tante, zaman dulu nyaris tanpa make-up, dan ajaibnya di era itu tetep aja banyak yang suka. Get the point?
Dandan sewajarnya aja sesuai usia yang tidak menyembunyikan kecantikan alami mu. Colin Wright berkata, "Apa yang kamu kenakan bukan untuk mempercantik dirimu, tapi untuk menambah kecantikan yang sudah ada di dalam dirimu."
Jatuh cintalah pada cowok yang sesuai visi misimu di dunia. Kalau kamu tahu kamu menyukai kesederhanaan, go look for a decent ordinary guy yang walopun sederhana tapi penuh dengan kelebihan-kelebihan yang baik. Kata siapa cowok sederhana tidak bisa sukses di masa depan? Sederhana itu bukan selalu artinya miskin. Dan sebaliknya, banyak uang bukan selalu artinya cerdas. Nah daripada dari muda belia sudah pintar buang-buang uang orang tua, lebih baik cari cowok yang wajar-wajar saja. Use your logic, kalau dia belum kerja dan sudah bisa traktir kamu, itu artinya dia pakai uang ortunya kan? Jangan bangga dulu. Bangga itu kalau ketemu apalagi punya cowok yang masih muda bisa paham artinya berdikari dan mandiri, nah kira-kiranya dipastikan dia bakal bersinar jadi pria idaman di masa depan.
Nah tapi kalau kamu adalah tipe gadis muda yang sudah mendandani dirimu from head-to-toe dengan barang mahal dan bermerk semua, sudah biasa minta ortumu tas macam Gucci Lilith Snakeskin... what can tante say? Tante mau komentar agak mumet. Mungkin memang seharusnya dari muda kamu buka lowongan pacar khusus pangeran-pangeran dari Dubai.
Jangan berharap akan cowok yang sempurna because almost all men are unpredictable, I tell you. Cukup berharap, atau mencari, atau menerima cowok baik-baik saja. Dan itu bisa dimulai dengan kamu menjadi gadis muda yang baik-baik. Tidak ada yang salah dengan jadi gadis baik-baik di zaman yang canggih ini.
Salam gorgeous buat all the girls yang hits di zaman ini. Don't forget to be just yourself.
Tante Rahel Yosi Ritonga 💋
Comments
Post a Comment